SKPA Ikut Andil dalam Memperkuat Syariat Islam

Penyematan Bed Peserta Oleh Kepala Dinas Syariat Islam Aceh

Penyematan Bed Peserta Pada Kegiatan Sosialisasi Qanun Syariat Islam Bagi Aparatur Sipil Negara Tingkat Provinsi Aceh Oleh Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Dr. Munawar A Jalil, MA Di Aula Mahkamah Syari’ah Aceh, Selasa (19/9/2017).

Dinas Syarita Islam Aceh (DSI) – Dalam rangka menegakkan penerapan Syariat islam secara menyeluruh Dinas Syariat Islam Aceh melalui Bidang Bina Hukum Syariat Islam dan Hak Azasi Manusia , Selasa (19/9) melakukan kegiatan Sosialisasi Qanun Syariat Islam Bagi Aparatur Sipil Negara Tingkat Provinsi Aceh yang berlangsung sehari penuh di Aula Mahkamah Syar’iyah Aceh.

Sosialisasi yang diikuti sebanyak 80 perserta dari seluruh intansi dan SKPA ini dibuka langsung oleh kepala dinas Syariat Islam Aceh Dr. Munawar A.Jalil, MA. Dalam sambutannya munawar mengatakan salah satu misi dari Gubernur  dan wakil gubernur Aceh periode 2017/2022 dalam penguatan syariat islam adalah bagaimana syariat islam di aceh berjalan dengan baik ditengah masyarakat.

“Dalam penjabarannya, satu program unggulan Aceh Meuadab, yaitu mengembalikan titah aceh menjadi provinsi serambi mekkah dengan cara melakukan penguatan penguatan  baik itu dalam kontek pendidikan, ekonomi juga dalam adat budaya.” kata Munawar A Djalil.

Selanjutnya Plt. Bupati Pidie ini juga memaparkan salah satu program berkelanjutan DSI Aceh yaitu pembinaan mualaf . “Tanggung jawab DSI hanya pada ranah pembinaan aqidah , ibadah zikir dan seterusnya. Tetapi disini ada kekhawatiran bagi mualaf yang baru memeluk islam karena kesempitan ekonomi mereka bisa saja kembali ke agama asal, oleh karena itu dalam pemberdayaan ekonomi mereka perlu melibatkan SKPA lainnya, seperti Dinas Sosial, Dinas Perdagangan, Pertanian dan juga Perikanan”, tutur Munawar

“Beberapa waktu yang lalu, DSI Aceh juga melakukan kegiatan klaster terkait dengan grand design Syariat Islam tahun 2017/2022 mendatang setelah dievaluasi ternyata seluruh SKPA itu sangat sedikit jumlahnya yang merancang kegiatan yg berbasis syariat Islam, maka pentahapan yang dilakukan sudah menuju akhir kemudian akan menghasilkan satu dokumen grand design syariat Islam untuk mendukung program prioritas Gubernur Aceh”lanjut Kepala Dinas Syariat Islam.

Beliau juga menambahkan, sosialisa syaraiat Islam yang dilakukan hari ini sangat urgen, sebagai Aparatur Sipil Negara yang juga dianggap sebagai tokoh ditengah-tengah masyarakat mempunyai tugas untuk memberikan pemahaman yang utuh kepada masyarakat mengenai syariat Islam, karena selama ini masyarakat hanya mengetahui saja tentang syariat Islam namun sangat sedikit yang memahami dan mengamali syariat Islam. Oleh sebab itu dibutuhkan kerjasama seluruh Aparatur Sipil Negara untuk mendorong masyarakat agar bisa memahami secara utuh dan mendalam mengenai syariat Islam.

Diakhir sambutannya munawar mengharapakan kepada seluruh SKPA untuk sama-sama membina masyarakat dan memberi pemehaman secara sempurna kepada masyarakat supaya syariat Islam di Aceh bisa berjalan dengan kaffah.

Kepala Bidang Bina Hukum Syariat Islam dan Hak Azasi Manusia yang diwakili oleh Muzakir, S.H dalam lamporannya mengatakan tujuan dari pelaksanaan kegiatan pada hari ini untuk mempersiapkan dan memberi pemahaman dalam pelaksanaan syariat Islam dalam kegiatan sehari-hari baik sebagai aparatur Negara maupun dalam lingkup masyarakat, sekaligus meningkatkan pengetahuan, pemahaman syariat Islam serta untuk menyamakan persepsi  tentang pelaksanaan syariat Islam dan menyebarkan informasi mengenai qanun qanun Syariat Islam. Adapun peserta yang hadir pada Sosialisasi Qanun Syariat Islam Bagi Aparatue Sipil Negara Tingkat Provinsi Aceh dari instansi tingkat SKPA berjumlah 70 orang dan instansi vertical berjumlah 10 orang total semua 80 orang.

Narasumber yang dihadirkan pada kegiatan tersebut adalah Kepala Dinas Syariat Islam Aceh DR. Munawar A Jalil, MA. dengan tema Kebijakan Pemerintah Aceh dalam Melahirkan dan Mengimplementasikan Qanun-Qanun Syariat Islam di Aceh, Guru Besar UIN Ar-Raniry Prof. DR. Al Yasa’ Abubakar, MA dengan judul Eksistensi Qanun Jinayah dan Qanun Hukum Acara Jinayah, dan Direktur Pasca Sarjana UIN Ar-Raniry Prof. DR. Syahrizal Abbas, MA dengan judul Syariat Islam di Aceh dan Relevansinya dengan Tanggung Jawab Aparatur Sipil Negara.

Posted in Berita and tagged , , .

Nova Muliana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *