DSI Aceh Berikan Insentif Bagi Guru Pengajian

Suasana pengajian di balai pengajian Tgk. Syarwani di gampong Lamsujen kec. Lhong Aceh Besar, Rabu (20/3/20190).

Suasana pengajian di balai pengajian Tgk. Syarwani di gampong Lamsujen kec. Lhong, Aceh Besar, Rabu (20/3/20190).

Dinas Syariat Islam Aceh – Sebanyak 500 guru pengajian di berbagai kampung yang tersebar di 22 kabupaten/kota se-Aceh akan menerima tunjangan insentif. Dana insentif ini akan disalurkan oleh Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh dengan total jumlah Rp 1.8 miliar, termasuk dana operasional bagi petugas koordinator di kabupaten/kota sebesar Rp 312.800.000,-

Kepala DSI Aceh Dr. EMK Alidar, S. Ag., M. Hum didampingi oleh Sekretaris DSI Aceh Drs. Darjalil serta Kepala UPTD PPQ Drs. Ridwan Johan, Selasa (12/3/2019) mengatakan guru pengajian yang menerima bantuan haruslah memenuhi kualifikasi yaitu tidak hanya sekedar mengajar mengaji A-Qur’an dengan baik dan benar namun juga menyampaikan ilmu tauhid, ibadah, dan akhlak.

Kadis menambahkan petugas yang ditunjuk untuk melakukan verifikasi harus memperoleh data yang valid agar insentif itu benar-benar diterima oleh yang berhak sedangkan mekanisme penyalurannya dengan mengirim langsung insentif tersebut ke nomor rekening masing-masing guru pengajian sebesar Rp 3.600.000,- per orang yang dijadwalkan pada bulan Desember nanti.

“Diharapkan calon penerima insentif bagi guru pengajian tidaklah berstatus ASN, dan diutamakan bagi teungku-teungku yang belum mendapat honor atau jerih payah dari dana yang bersumber dari APBA dan APBK,“ tutur Kadis.

Sementara itu kepala UPTD PPQ Drs. Ridwan Johan mengatakan pemberian insentif itu merupakan salah satu komitmen DSI Aceh untuk menghidupkan syiar Islam di kampung-kampung.  Meskipun diakui juga dana yang diberikan Pemerintah Aceh masih sangat terbatas namun ia berharap dapat sedikit meringankan beban para guru pengajian walaupun di dalam melaksanakan tugasnya mereka tidak berharap adanya imbalan.

Selain itu, pihaknya tetap berusaha memperjuangkan hak-hak guru pengajian gampong karena  para guru pengajian ini mempunyai peran dan andil yang sangat besar dalam membimbing dan membina umat di kampung masing-masing.

Ridwan Johan berharap dukungan dari semua pihak termasuk masyarakat dengan selalu meramaikan lokasi pengajian gampong karena itu juga dalam rangka program penegakan syariat Islam. (Lilis Suriani)

Posted in Berita and tagged , .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *