Dr Munawar A Djalil MA: Karakter Menjadi Persoalan Utama Kita !

Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Dr H Munawar A Djalil MA

Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Dr H Munawar A Djalil MA

Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh – Karakter itu menjadi persoalan utama bangsa Indonesia. Kondisi ini tidak hanya terjadi di Aceh tapi di seluruh dunia. Beberpa pakar menyebut Indonesia sebagai negeri sejuta intelektual namun sulit untuk mencari orang yang bermoral.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Dr Munawar A Djalil MA saat membuka Kegiatan Pembekalan Syariat Islam bagi Ormas Pemuda Aceh yang berlangsung selama 1 hari tersebut diikuti oleh 30 peserta masing-masing dari Ormas Pemuda di Aula LPTQ Aceh, Kamis (16/11).

Munawar mengatakan, Pembelajaran syariat Islam itu perlu menyentuh masalah karakter, pembelajaran syariat Islam yang selama ini kita terima dari guru-guru kita hanya konteks ranah kognif saja, tapi bagaimana dalam ranah afektif dan ranah psikomotorik terabaikan dalam pembelajaran kita.

“Target kita kedepan adalah untuk menumbuhkan kesadaran, pemahaman, dan kemudian mengamalkan syariat Islam. Syariat Islam sudah kita ketahui ketika kita diajarkan rukun Islam, rukun iman, akhlaq terpuji dan tercela, muamalah serta lainnya sejak dari kecil hingga sekarang. Namun prakteknya kita keluar daripada rukun Islam, keluar daripada rukun iman, keluar daripada ajaran akhlaq dan muamalah,” jelasnya.

“Artinya selama ini syariat Islam itu hanya sekedar kita ketahui, tidak kita pahami, apalagi untuk kita amalkan. Oleh karena itu Dinas Syariat Islam telah menyiapkan Grand design dan itu telah disampaikan kepada Pemerintah Aceh sehingga nantinya kedepan koordinasi antara Dinas Syariat Islam dengan seluruh SKPA bisa berjalan secara intensif,” tegasnya .

“Selama ini ada kesenjangan yang terjadi dalam koordinasi kita dengan SKPA yang lain, karena ada asumsi yang salah dan keliru untuk pengurusan syariat Islam seolah-olah menjadi daripada tugas Dinas Syariat Islam sendiri. Itu asumsi yang keliru, karena syariat Islam merupakan tanggungjawab semua rakyat Aceh baik dari unsur pemerintah dalam hal ini mencakup seluruh SKPA maupun semua lapisan masyarakat.

Munawar melanjutkan, Syariat Islam kedepan untuk Aceh hebat akan dijadikan mainstream bagi kebijakan seluruh pembangunan di Aceh. Ini sesuatu yang sangat positif sekali ketika kita bisa menjabarkan apa yang terdapat di dalam visi dan misi 20 17-2022,” tambahnya.

“Grand Design dalam Bidang Pendidikan yang kita susun adalah ranah afektif dan psikomotorik yaitu dengan membangun nilai-nilai syariat Islam dalam kehidupan kita. Untuk Aceh hebat 2017-2022 yang harus kita bangun adalah being Acehnese is being Islamic value ethics and moral, menjadikan orang Aceh ini tahu akan nilai Islam, akhlak dan moral,” harapnya.

Drs Nasruddin MAg selaku Koordinator Kegiatan menyatakan setiap tahun DSI Aceh selalu mensosialisasikan syariat Islam ke seluruh elemen masyarakat, dari  pembekalan terhadap imam mesjid, tokoh gampong, wartawan, anak sekolah, dan lainnya dengan tujuan semua elemen masyarakat harus mengetahui dan menjalani nilai-nilai syariat Islam itu sendiri sehingga terwujudnya Aceh yang adil, damai dan sejahtera.

Posted in Berita and tagged , .

Abdusy Syakur

2 Comments

    • Assalamua’alaikum bapak Syafrizal, sebelum nya terimakasih sudah mau bertanya.
      Anda bisa berkonsultasi dengan Kepala Bidang Bina Hukum dan HAM Dinas Syariat Islam Aceh Dr. Syukri bin M Yusuf Lc., MA (0852 7557 3788).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *