DPRA Daftarkan Gugatan Pergub Cambuk ke MA

Dinas Syariat Islam Aceh – Dewan Pimpinan Rakyat Aceh (DPRA) secara resmi mendaftarkan gugatan terhadap Peraturan Gubernur (Pergub) Aceh Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pelaksanaan Hukum Acara Jinayah ke Mahkamah Agung, Kamis (21/6). Gugatan tersebut didaftarkan oleh Tgk Muharuddin atas nama ketua DPRA, sedangkan satu gugatan lagi terkait Pergub APBA saat ini masih dipelajari oleh Kuas Hukum DPRA, Prof Yusril Ihza Mahendra SH di Jakarta.

“Iya tanggal 21 Juni kemarin sudah kita daftarkan di MA. Kita daftarkan gugatan DPRA terkait Pergub Nomor 5 tentang Pelaksanaan Hukum Acara Jinayah. Saya sendiri yang mendaftarkan gugatan ini ke Mahkamah Agung di Jakarta,” Kata ketua DPRA, Tgk Muharuddin, saat diwawancarai  Serambi, Senin ( 25/6).

Sebagaimana diketahui, sebanyak 45 dari 81 anggota DPRA yang hadir dalam siding paripurna khusus akhir April lalu setujui untuk menggugat Peraturan Gubernur Nomor 9 Tahun 2018 tentang APBA dan Pergub Aceh Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pelaksanaan Hukum Acara Jinayah.

Gugatan Pergub pemindahan prosesi hukuman cambuk kedalam Lembaga Permasyarakatan (LP) ini sebagaimana keterangan ketua DPRA sebelumnya, memang akan dilayangkan ke MA. Sedangkan SK persetujuan Mendagri terhadap Pergub RAPBA 2018 akan digugat ke PTUN/pengadilan negeri dan pasal-pasal yang menyangkut dengan tugas-tugas pokok dan fungsi serta kewenangan DPRD yang terdapat dalam UU Nomor 9 Tahun 2015 yang merupakan perubahan dari Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah ke Mahkamah Konstitusi.

“Untuk Pergub APBA akan segera kita daftarkan, tapi saat ini masih dipelajari oleh ahli hokum tata Negara. Prof Yusril Ihza Mahendra,” Kata Muharuddin.

Sumber: Serambinews

Posted in Berita and tagged , , , , , .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *