Da’i Ujung Tombak Pelaksanaan Syariat Islam di Daerah Terpencil

Dinas Syariat Islam Aceh – Dinas Syariat Islam (DSI) Provinsi Aceh menyatakan da’i dan daiyah merupakan ujung tombak pelaksanaan syariat Islam di daerah perbatasan dan daerah terpencil di Aceh.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Syariat Islam (DSI) Provinsi Aceh, EMK Alidar, saat memberi materi pada kegiatan pembinaan dan peningkatan kualitas da’i/daiyah dan koordinator lapangan, Jumat (11/03/2022) pagi, di Banda Aceh.

Menurut Kepala Dinas Syariat Islam (DSI) Provinsi Aceh, EMK Alidar, kehadiran da’i dan daiyah di lapangan mempunyai kesan tersendiri bagi Dinas Syariat Islam (DSI) Provinsi Aceh dalam penguatan kepada masyarakat agar hidup lebih tenang, nyaman dan terhindar dari berbagai bahaya dan bencana.

Selain itu, Kepala Dinas Syariat Islam (DSI) Provinsi Aceh, EMK Alidar juga berharap, pada kegiatan pembinaan dan peningkatan kualitas da’i/daiyah dan koordinator lapangan ini, dapat diikuti dengan baik, sebab dapat menambah wawasan dan pengetahuan bagi da’i/daiyah.

“Kita menyadari bahwa sampai saat ini masih banyak kendala-kendala yang harus kita hadapi, namun kita harus tetap dan terus berupaya melanjutkan komitmen kita bersama yaitu melaksanakan syariat Islam secara kaffah di bumi Serambi Mekkah yang kita cintai ini,” kata Kepala Dinas Syariat Islam (DSI) Provinsi Aceh, EMK Alidar.

Seperti diketahui, sebanyak 190 da’i dan dayiah berasal dari enam daerah perbatasan yaitu Kabupaten Simeulue, Aceh Singkil, Aceh Selatan, Aceh Tenggara, Aceh Tamiang dan Kota Subulussalam mengikuti pembinaan dan peningkatan kualitas selama dua hari. (mc/02)

 

Sumber : infopublik.id

Posted in Berita and tagged , , .

Admin adalah Editor pada Website Resmi Dinas Syariat Islam Aceh.
Jika ada kritik dan saran, Silakan gunakan informasi kontak kami.!!

Terimakasih atas kunjungan anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *