Kadis Syariat Islam Aceh Harap 190 Da”i dan Da”iyah Dapat Ciptakan Kader

Saat ini kita ketahui upaya pendakanglan aqidah terus marak terjadi di wilayah perbatasan Aceh, deengan berbagai pola dan ragamnya, ini menjadi perhatian kita bersama.

maka kita berharap 190 Da’i dan Da’iyah yang mengikuti Pembinaan dan Peningkatan Kualitas yang kita selenggarakan ini, bisa. Menjadi motor penggerak agar masyarakat kita diperbatasan dapat terjaga dengan baik,.

Ini merupakan satu tugas utama dari para Da”I atau pendakwah yang telah melakukan kontrak kerja dengan Pemerintah Aceh, Demikian harap Kadis Syariat Islam Aceh Dr EMK Alidar. S.Ag, M.Hum, Kamis (10/03/22) kemarin dihadapan 190 Da’i dan Da’iyah di Banda Aceh.

Bukan hanya itu saja, Kadis Syariat Islam juga meminta agar para pendakwah itu juga dapat menciptakan kader diwilayah tugas mereka masing masing, tentu kader yang dibentuk nanti hendaknya warga tempatan, sehingga program Dakwah ini tetap berjalan secara estafet dan berkesinambungan.

” Program dan kontrak Da’i dan Da’iyah Aceh boleh saja berakhir disebabkan ketersediaan anggaran, namun Dakwah harus tetap berjalan selamanya “, Tegas Alidar.

Ditambahkan, seperti yang kita ketahui wilayah perbatasan adalah daerah rentan terhadap pendangkalan aqidah, jadi kader harus sesegera mungkin untuk dibentuk, sehingga pendakwah kita memiliki team kerja dan akan memudahkan kerja dalam wilayahnya.

Kami juga akan bermohon kepada pimpinan agar kontrak terhadap Da’i dan Da’iyah di perbatasan wilayah Aceh ini untuk dapat diperpanjang, mengingat keberadaan mereka amat sangat dibutuhkan disana, kalau ketersediaan anggaran tidak memungkinkan untuk 200 tenaga Da’i, setidaknya untuk 100 orang dapat dipertahankan, mohon Kadis.(CMA)

SUMBER:WALINEWS

Posted in Berita and tagged .

Admin adalah Editor pada Website Resmi Dinas Syariat Islam Aceh.
Jika ada kritik dan saran, Silakan gunakan informasi kontak kami.!!

Terimakasih atas kunjungan anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *