Juara STQN XXIV dapat Bonus dari Pemerintah Aceh

????????????????????????????????????

Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Dr Munawar A Djalil MA dan Asisten II Setda Aceh Drs Syaiba Ibrahim sedang Berfoto Bersama Pemenang STQN XXIV di Aula LPTQ Aceh, Rabu (13/9).

Dinas Syariat Islam Aceh – Gubernur Aceh yang diwakili Asisten II Setda Aceh, Drs Syaiba Ibrahim memberikan bonus kepada Qari-qariah Aceh yang meraih juara pada Seleksi Tilawatil Quran Nasional XXIV di Tarakan, Kalimantan Utara beberapa waktu yang lalu sekaligus Pengukuhan penmgurus LPTQ Aceh  dan Rakerda di  Aula LPTQ Aceh, Rabu (13/9).

Drs Syaiba Ibrahim disela-sela pembukaan merasa bahagia atas masuknya Aceh dalam peringkat 7 Nasional dalam ajang STQN ke 24 yang dilaksanakan di Tarakan, Kalimantan Utara, semoga kedepan prestasi ini terus di tingkatkan sehingg dapat mengharumkan nama Aceh.

Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Dr Munawar A Djalil MA mengapresiasi kepada Gubernur Aceh yang diwakili Asisten II Setda Aceh, Drs Syaiba Ibrahim serta peserta Rakerda LPTQ yang antusias dengan program-program tilawatil quran dalam program prioritas aceh hebat 2017-2022 salah satunya penguatan syariat islam.

“Salah satu aspek penguatan ini ialah dengan musabaqah tilawatil quran, Gubernur  juga mengusulkan anggaran MTQ yang akan datang perlu dimaksimalkan dengan harapan jika tidak juara umum minimal meraih 3 besar,  ini merupakan beban bagi kita semua. 3 besar itu merupakan target yang luar biasa tetapi dengan usaha kita dengan persiapan yang maksimal bisa saja kita mendapat juara umum di 2018 di Sumatera Utara,” jelas Munawar.

Pelaksanaan rapat kerja lptq aceh dilaksanakan setiap tahun, untuk tahun ini dimulai dari tanggal 13-14 September 2017 dengan jumlah peserta 50 orang dari Lptq dan Kadis Syariat Islam kabupaten/kota se-Aceh.

Sehubungan dengan Rakerda se Aceh, LPTQ Aceh juga melaksanakan pengukuhan yang dibacakan oleh Sekretaris Lptq Aceh terkait dengan kepengurusan periode 2015-2018. Dan dirangkai dengan kegiatan pemberian bonus kepada Juara STQN XXIV di Tarakan Kalimantan Utara mulai Rp 10 juta hingga Rp 100 Juta.

Luar biasa dibandingkan dengan 2 tahun yang lalu kita mendapat peringkat 7 secara  Nasional. Kita juga menginginkan MTQ Nasional yang akan datang harus dimulai dengan persiapan dengan proses yang baik tentu kita akan mendapatkan hasil yang baik. Dan kita juga sudah menyampaikan kepada bapak gubernur Aceh beberapa waktu yang lalu.

LPTQ memiliki peran yang penting dan strategis dalam meningkatkan semangat umat islam untuk membaca dan mempelajari serta mengamalkan isi kandungan al-quran dalam kehidupan sehari-hari. Lptq juga punya tanggung jawab bahwa masyarakat aceh itu bisa membaca al-quran.  Lptq sebagai sarana untuk menciptakan masyarakat yang beriman dan bertaqwa, berakhlak mulia dan qurani.

Harapan Dr Munawar Rakerda tahun 2017 bisa melahirkan pemikiran-pemikiran bagaimana Al-quran itu lebih menyentuh lagi kepada masyarakat, semoga dapat  meningkatkan kerja lembaga LPTQ dengan maksimal baik provinsi maupun Kabupaten/kota di masa yang akan datang.

Adapun yang menjadi maksud dan tujuan pengkuhan LPTQ Aceh Periode 2015-2018 ini ialah untuk menyatukan persepsi, menyamakan pemahaman, serta mensigkronisasikan program Lptq Aceh dengan Kabupaten/Kota se-Aceh dalam rangka pengembangan dan pembinaan peserta untuk mencapai prestasi MTQ atau STQ yang membanggakan baik ditingkat nasional maupun internasional.

Posted in Berita and tagged , .

Abdusy Syakur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *