DSI Tingkatkan Kompetensi Hisab Rukyat di Aceh

Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Dr Munawar MA sedang memberi sambutan Kepada Peserta

Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Dr Munawar MA sedang memberi sambutan Kepada Peserta Bimtek Hisab Rukyat Tahun 2017, di Aula Hotel Grand Nanggroe Banda Aceh, Rabu (14/6).

Dinas Syariat Islam Aceh – Melalui Bidang Bina Hukum Syariat Islam dan Hak Asasi Manusia Dinas Syariat Islam Aceh menggelar kegiatan Bimtek Hisab Rukyat Tahun 2017 yang berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 14-17 Juni 2017 dengan jumlah seluruh peserta sebanyak 25 orang, yang berasal dari Kemenag Kabupaten sebanyak 23 orang ditambah 2 orang dari DSI aceh secara resmi dibuka Kadis Syariat Islam Aceh Dr Munawar MA, di Aula Hotel Grand Nanggroe, Jl. Tgk Imuem Lueng Bata Banda  Aceh, Rabu (14/6).

Dalam kesempatan itu Kadis Syariat Islam Aceh Dr Munawar MA mengatakan ada dua hal utama yang menjadi fokus pembahasan yaitu skill bersama substansi dan juga kriteria pendukung lain yang harus ada pada seseorang tenaga ahli hisab rukyat professional.

Diharapkan peserta akan mampu menguasai dua wilayah ini dengan baik, dan bertekad untuk menguasai aspek-aspek teknis yang berhubungan dengan kompetensi hisab rukyat dan juga menguasai aspek teoritis yang berkaitan dengan skill tersebut.

“Melalui Bimtek Hisab Rukyat ini, saya mengajak kita semua untuk berupaya semaksimal mungkin untuk meningkatkan kompetensi hisab rukyat di aceh secara umum. Saya yakin bahwa materi yang disajikan dalam bimtek ini akan memberi begitu banyak manfaat kepada peserta sehingga nantinya kompetensi hisab rukyat akan dapat tumbuh dan berkembang didalam diri peserta masing-masing. Diharapkan nantinya peserta ini yang akan menjadi ujung tombak penentuan hal ihwal hisab rukyat di tempat dimana saudara berkiprah,”  jelasnya.

Ia melanjutkan, tentunya komptensi saja tidak akan sempurna dalam melayani kebutuhan masyarakat tanpa dibarengi oleh profesionalitas yang tinggi. Laksana ilmu dan akhlaq, seorang tenaga ahli hisab rukyat tentulah terikat oleh kode-kode etik profesi yang mesti diketahui oleh pelaku hisab rukyat dala kesehariannya untuk menyajikan tingkat akurasi. Moral dan etos kerja yang tinggi tentu akan berujung kepada akurasi. Mudah-mudahan dengan adanya bimtek ini akan lahir lebih banyak lagi tenaga profesionalisme hisab rukyat aceh sehingga kemasalahatan yang berkaitan dengan ibadah masyarakat dan lainnya dapat terpenuhi dengan baik,” tukasnya.

Panitia pelaksana Dr Syukri muhammad Yusuf MA menyampaikan, tujuan dari pelaksanaan bimtek ini adalah untuk mempersiapkan tenaga ahli yang mampu mengukur arah kiblat secara tepat dan terpenuhinya keinginan masyarakat untuk melaksanakan ibdah shalat dengan khusyu’ serta melahirkan ahli hisab dan rukyat dan terpenuhinya keinginan masyarakat tentang tersedianya pedoman arah kiblat yang benar pada setiap tempat ibadah di seluruh Kabupaten/Kota.

Posted in Berita and tagged , .

Abdusy Syakur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *