DSI Aceh Jalankan Program Pendidikan Calon Imam Hafidh Se-Aceh

Dinas Syariat Islam Aceh – Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh melalui UPTD Pengembangan dan Pemahaman al-Qur’an (PPQ) melaksanakan program pendidikan bagi calon Imam Hafidh (penghafal 30 juz al-Qur’an) se-Aceh.  Program serupa juga telah dilaksanakan pada tahun sebelumnya dan telah menghasilkan 35 hafidh di seluruh Aceh dengan tingkatan hafalan yang berbeda-beda.

Sementara tahun 2020 DSI Aceh akan merekrut 50 calon Imam Hafidh dari 23 Kab/Kota se-Aceh dan ditargetkan mereka dapat menyelesaikan hafalan Qur’an sebanyak 30 juz. Mereka akan digembleng oleh ustad-ustad yang berkompeten di bidangnya dengan jangka waktu 10 bulan, mulai Maret hingga akhir Desember nanti.

Kepala DSI Aceh Dr. EMK Alidar, S. Ag., M. Hum saat dijumpai diruang kerjanya, Kamis (6/2/2020) mengatakan program calon Imam Hafidh merupakan salah satu program unggulan UPTQ PPQ guna menghidupkan syiar Islam yang bertujuan untuk menyiapkan kader-kader Imam penghafal Qur’an dan setelah selesai pelatihan mereka akan dikembalikan ke daerah masing-masing.

“Para calon Imam Hafidh yang telah direkrut dari seluruh Aceh akan menjalani pendidikan di salah satu dayah yang ditunjuk, kemudian setelah menjalani pembekalan tersebut selama 10 bulan mereka akan dikembalikan ke daerah masing-masing dan diharapkan mereka dapat bermanfaat bagi daerahnya”, harap Kadis.

Sementara itu Kepala UPTD PPQ Aceh, Muzakkir, SH mengatakan para calon Imam Hafidh harus mengikuti dengan serius pendidikan ini. Disana mereka akan membaca, menghafal maupun mempelajari al-Qur’an. Termasuk pula pendidikan tentang karakteristik yang harus dimiliki oleh seorang Imam seperti sikap dan prilaku seorang Imam Hafidh sehingga tercipta Imam Hafidh yang ideal.

Muzakkir juga berharap melalui program ini kepada para calon imam hafidh yang telah menjalani pelatihan dan telah dikembalikan ke daerah nantinya dapat memakmurkan masjid daerah masing-masing. Masyarakat diharapkan dapat memberikan respon positif terhadap kegiatan ini dan jika ada masukan konstruktif untuk pengembangan program ini dapat menyampaikan kepada pihak terkait. (Lilis Suriani)

Posted in Berita and tagged , .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *