DSI Aceh dan IKAN kerjasama Cegah Narkoba

DSI Aceh dan IKAN (Ikatan Keluarga Anti Narkoba) Kerjasama Cegah Narkoba

DSI Aceh dan IKAN (Ikatan Keluarga Anti Narkoba) Kerjasama Cegah Narkoba yang digelar pada Ruang Rapat Kadis Syariat Islam Aceh, Kamis (23/3).

Dinas Syariat Islam Aceh – DPP IKAN (Ikatan Keluarga Anti Narkoba) kembali bersilaturahmi dengan Dinas Syariat Islam Aceh yang pertemuannya digelar di Ruang Rapat Kadis Syariat Islam Aceh, Kamis (23/3). Silaturahmi ini sebelumnya menindaklanjuti kesepakatan yang pernah ditandatangani bersama dalam sebuah nota MoU pada Desember 2015 yang lalu dalam kegiatan pencegahan dan pemberantasan narkoba di Aceh.

Ketua Umum DPP IKAN, Syahrul Maulidi SE MSi dalam sambutannya mengatakan, salah satu program kerja pemerintah yang harus didukung bersama adalah upaya pencegahan ancaman bahaya narkoba. Permasalahan narkoba merupakan kejahatan yang serius dan tidak mengenal batas. Penyalahgunaan narkoba khusus di Aceh sudah pada tahap yang mengkhawatirkan karena dampaknya sudah sangat mengancam jiwa generasi muda di Aceh.

Oleh sebab itu IKAN merasa terpanggil untuk ikut berperan mendukung upaya pencegahan dampak negatif dari penggunaan narkoba melalui kerjasama secara intensif dengan DSI Aceh dalam kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat luas, terutama bagi kalangan pelajar, masyarakat awam, dan generasi muda, jelasnya.

Syahrul menambahkan, saat dilakukan sosialisasi bahaya narkoba ini akan diadakan simulasi-simulasi yang nantinya berefek kepada tanggungjawab kepada si penerima sosialisasi sehingga dia bisa menceritakan langsung kepada generasi muda atau kalangan masyarakat lainnya terhadap bahaya narkoba.

Selanjutnya pada kesempatan yang sama, Kadis Syariat Islam Aceh Dr Munawar MA mengapresiasi IKAN atas kerjasama yang dilakukan, dengan demikian tahun 2017 ini IKAN ikut aktif membantu DSI Aceh dalam mensosialisasi dan mengedukasi akan bahaya narkoba terutama bagi para siswa dan kalangan masyarakat.

“Karena permasalahan penyalahgunaan narkotika sudah menjadi masalah yang luar biasa, maka diperlukan upaya-upaya yang luar biasa pula, tidak cukup penanganan permasalahan Narkotika ini hanya diperankan oleh para penegak hukum saja, tapi juga harus didukung peran serta dari seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

“Keseriusan pemerintah dalam menanggulangi permasalahan penyalahgunaan narkotika tersebut sangat diperlukan. Munawar menuturkan pihaknya berkomitmen untuk menyukseskan gerakan anti narkotika yang digagas IKAN. Tidak hanya melalui peran dan kontribusi saja, tetapi juga upaya internal DSI Aceh dalam menjaga martabat dan integrasi lembaga dari bahaya narkoba,” demikian Munawar.

Posted in Berita and tagged , .

Abdusy Syakur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *