DSI Aceh Adakan TOT Syariat Islam Bagi Guru

Prof Dr Syahrizal Abbas MA saat memberikan materi pada pelatihan TOT modul pembinaan syariat Islam bagi guru SLTA se-Aceh di hotel Grand Aceh, Selasa tanggal 4/4/2017.

Prof Dr Syahrizal Abbas MA saat memberikan materi pada pelatihan TOT modul pembinaan syariat Islam bagi guru SLTA se-Aceh di hotel Grand Aceh, Selasa tanggal 4/4/2017.

Dinas Syariat Islam Aceh – Selasa (4/4/2017), Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh menggelar Training of Trainer (TOT) yang diperuntukkan bagi  Guru SLTA se-Aceh. Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Grand Aceh itu dibuka oleh Kepala Bidang Penyuluhan Agama Islam dan Tenaga Da’i DSI Aceh, Nizami Taufik S Sos. Pelatihan yang melibatkan 3 unsur  lembaga pemerintah yakni Dinas Syariat Islam Aceh, Kementerian Agama Provinsi Aceh, serta Dinas Pendidikan Aceh akan berlangsung dari tanggal 4 s.d 14 April 2017.

Kadis Syariat Islam Aceh Dr Munawar A Jalil MA yang diwakili oleh Sekretaris DSI Aceh Drs Darjalil mengatakan guru sebagai garda terdepan dalam memberikan pendidikan agama Islam kepada anak didiknya. Bimbingan dan pembinaan Islami sangat diperlukan kepada kaum muda muslim agar menjadi generasi muda muslim yang bisa membangun karakter bangsa yang lebih baik, religius, dan juga terhormat di mata bangsa-bangsa lain.

Beliau mengharapkan agar peserta dapat menyerap informasi dengan baik yang diberikan oleh narasumber sehingga para pendidik dapat mentransfer ilmu pengetahuan yang benar dengan tradisi luhur dan aqidah shahih kepada generasi penerus.

Kegiatan TOT ini menghadirkan pemateri utama Prof Dr Syahrizal Abbas MA mengungkapkan bahwa sumber daya manusia kita tertinggal jauh padahal kita mempunyai sumber otentik yang dapat dijadikan panutan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari yaitu Al-Qur’an dan As-Sunnah.

“Allah berfirman dalam Al-Qur’an surah Ar-Ra’du (13):11 yang berbunyi “Sesungguhnya Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum, kecuali kaum itu sendiri yang merubah apa-apa yang ada pada diri mereka ”. Dari ayat di atas Allah memberikan kebebasan dan keleluasaan kepada kita untuk menentukan nasib kita sendiri sesuai dengan ajaran agama Islam. Oleh karena itu kita tidak boleh berdiam diri dan kondisi ini harus diatasi dengan melibatkan segenap komponen”, ujar guru besar UIN Ar-Raniry ini.

Salah satu faktor pendukung untuk melahirkan sumber daya manusia berkualitas adalah kontruksi pendidikan yang mampu menciptakan peserta didik yang memiliki kecerdasan spiritual (afektif), kecerdasan intelektual (kognitif), dan kecerdasan emosional (psikomotor).

Prof Syahrizal menambahkan kegiatan TOT ini dalam rangka memberikan nuansa dan pendekatan baru kepada peserta didik untuk menggugah serta menumbuhkan nilai syariah dalam diri siswa. Dalam kegiatan MOS (Masa Orientasi Siswa) nanti akan diberikan modul mengenai syariah yang menghadirkan pola nonkognitif kepada peserta didik. Diharapkan para guru berkomitmen dalam menambah wawasan dan skill sehingga implementasi nilai syariat Islam kepada siswa dapat terwujud seperti yang diharapkan.

Posted in Berita and tagged , , .

Lilis Suriani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *