Aceh Kukuhkan Pengurus Perdana Rumah Syarhil Qur’an

Dinas Syariat Islam Aceh – Kepala Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh, Dr. Emk Alidar, S.Ag, M.Hum saat memberikan sambutan pada pengukuhan Rumah Syarhil Quran Aceh (RSQA) periode perdana 2021-2023 mengatakan dengan terbentuknya kepengurusan RSQA ini berharap memunculkan bibit baru yang nantinya dapat mengharumkan nama Aceh khususnya dalam ajang MTQ. RSQA ini akan bersinergi dengan LPTQ guna mempersiapkan peserta MTQ  handal  pada cabang syarhil Quran khususnya.

“Kita sangat mendukung terbentuknya kepengurusan RSQA perdana ini dan berharap prestasi Aceh dalam MTQ mendatang akan lebih baik dan kita juga mengapresiasi apa yang sudah dilakukan kawan-kawan yang bekerja tanpa pamrih termasuk bermusyawarah dalam membentuk RSQA”, ungkap Emk Alidar pada Senin (4/1/2021) sore di Gedung LPTQ  Kompleks Keistimewaan Aceh di Banda Aceh.

Selain itu Kadis akan terus mendukung sesuai kewenangan agar setiap cabang MTQ terus melakukan inovasi dan wadah RSQA menjadi pionir dalam melahirkan kader-kader yang berkualitas.

Kadis menambahkan, untuk membentuk suatu lembaga mudah tapi dalam menjalankan dan mempertahankannya agar tetap eksis terasa berat namun dengan semangat syiar, dakwah dan Lillahi Ta’ala mudah-mudahan semangat akan tetap menyala, karena ini adalah salah satu jalan atau celah untuk bangkit dari keterpurukan MTQ di Padang.

“Semoga dengan kita saling mendukung dan mendoakan pada MTQ tahun 2022 Aceh akan jauh lebih baik dari sekarang baik dikancah kabupaten, provinsi maupun nasional”, harap Kadis.

Sementara itu H Akhyar M.Ag terpilih sebagai ketua RSQA periode perdana 2021-2023 melalui musyawarah yang dilaksanakan pada 12 Desember 2020 kemudian dikukuhkan oleh Kadis Syariat Islam Aceh, Dr. Emka Alidar, S.Ag, M.Hum. Melalui musayawarah itu juga disepakati Izzatul Muna sebagai sekretaris Umum dan Intan Novita  ZA sebagai bendahara umum.

Ketua terpilih, Akhyar saat menyampaikan tujuan terbentuknya RSQA mengatakan ide pembentukannya sudah lama namun setelah MTQ Padang baru terbentuk. RSQA sebagai home base anak-anak syarhil juga sebagai ajang silaturrahmi para mantan peserta syarhil Qur’an berbagai tingkatan.

Ia juga mengatakan tentang program pelatihan secara kontinyu menjadi salah satu prioritas RSQA. Hal ini sebagai ikhtiar memperbaiki hasil MTQN ke-28 di Padang di mana waktu itu hasil yang diraih kafilah Aceh  belum sesuai dengan harapan masyarakat.

Turut hadir dalam acara tersebut Sekretaris DSI Aceh Muhibuthibri, Ag ; Kepala Bidang Penerangan Agama Islam dan Pemberdayaan Zakat Waqaf Drs. Azhari ; Kepala Seksi Pengembangan Seni Budaya Islam, Musabaqah Al-Qur’an dan Al-Hadits  Zulfikar, M. Ag ; kepala UPTD PPQ Aceh Muzakkir, SH, pejabat DSI Aceh serta sejumlah anggota RSQA. (Lilis Suriani)

Posted in Berita and tagged , , .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *